Assalamu'alaikum | Selamat Datang di Mutiara Hikmah | Daftar | Masuk
Advertise | Contact | About | Live Music | Donation | Sitemap

Bertaubat dan Memohon Ampun (Bag. 6)

.

Dari Abu Nujaid `Imran bin Al Hushain Al Khuza'i ra., bahwasanya ada seorang wanita dari Juhainah datang kepada Rasulullah saw. sedangkan ia sedang hamil karena berzina dan berkata: "Wahai Rasulullah saya telah tertimpa kesalahan yang mana saya harus dihad (didera) maka laksanakanlah had itu pada diri saya".
Kemudian Nabi saw. memanggil walinya seraya bersabda: "Perlakukanlah baik-baik wanita ini dan apabila sudah melahirkan maka bawalah kemari". Maka dilaksanakanlah oleh walinya; di mana setelah wanita itu melahirkan dibawa ke hadapan Rasulullah maka Nabiyullah saw. memerintahkan untuk mendera wanita itu maka diikatkanlah pakaiannya dan dideralah ia.
Setelah ia mati maka Rasulullah menshalatkannya. Kemudian `Umar berkata kepada beliau: "Wahai Rasulullah kenapa tuan menshalatkan wanita itu padahal ia telah berzina?" Beliau menjawab: "Wanita itu telah benar-benar taubat, yang seandainya taubat itu dibagi pada tujuh puluh orang penduduk Madinah niscaya masih cukup. Apakah kamu pernah mendapatkan orang yang lebih utama dari seseorang yang telah menyerahkan dirinya bulat-bulat kepada Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung?" (H.R Muslim)
Share this Article now on :
ARTIKEL YANG BERHUBUNGAN :


0 comments:

:X ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment