Assalamu'alaikum | Selamat Datang di Mutiara Hikmah | Daftar | Masuk
Advertise | Contact | About | Live Music | Donation | Sitemap

Bertaubat dan Memohon Ampun (Bag. 5)

.

Dari Abu Sa'id Sa`d bin Malik bin Sinan Al Khudry ra. bahwasanya Nabi saw. bersabda: "Pada zaman dahulu ada seseorang yang telah membunuh 99 orang, kemudian ia mencari-cari orang yang paling alim di negeri itu maka ia ditunjukkan pada seorang pendeta, ia pun lantas datang kepada sang pendeta dan menceriterakan bahwasanya ia telah membunuh 99 orang maka apakah masih bisa diterima taubatnya, kemudian sang pendeta itu mengatakan bahwa taubatnya tidak akan bisa diterima. Lantas orang itu membunuh sang pendeta tadi maka genaplah sudah orang yang dibunuhnya sebanyak 100 orang. la mencari-cari lagi orang yang paling alim di negeri itu maka ia ditunjukkan pada seseorang yang sangat alim, kemudian ia menceriterakan bahwa ia telah mem-bunuh seratus orang maka apakah masih bisa diterima taubatnya, orang yang sangat alim itu menjawab: "Ya, masih bisa; siapakah yang akan menghalanginya untuk bertaubat? Pergilah ke daerah sana karena penduduk daerah sana itu sama menyembah kepada Allah Ta'ala maka sembahlah Allah bersama-sama dengan mereka dan janganlah engkau kembali lagi ke kampung halamanmu karena perkampunganmu adalah daerah hitam".
Maka pergilah orang itu, setelah menempuh jarak kira-kira setengah perjalananan maka matilah ia. Kemudian bertengkarlah malaikat rahmat dan malaikat siksa. Malaikat rahmat berkata : "la telah berangkat untuk benar-benar bertaubat dan menyerahkan dirinya dengan sepenuh hati kepada Allah Ta'ala". Malaikat siksa berkata: "Sesungguhnya ia belum berbuat kebaikan sedikit pun". Lantas datanglah seorang malaikat dalam bentuk manusia, maka kedua malaikat itu menjadikannya sebagai hakim, maka berkatalah malaikat yang dalam bentuk manusia itu: "Ukurlah olehmu dua daerah itu maka kepada daerah yang lebih dekat itulah ketentuan nasibnya Mereka mengukurnya kemudian mereka mendapatkan daerah yang dituju itulah yang lebih dekat, maka orang itu dicabut nyawanya oleh malaikat rahmat". (H.R Bukhari dan Muslim)
Share this Article now on :
ARTIKEL YANG BERHUBUNGAN :


0 comments:

:X ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment